Archive for the ‘Politik’ Category

Plagiarism Detection: How to Win Against Thieves Who Steal Your Articles

Monday, August 2nd, 2010

Plagiarists love your original content published at EzineArticles and other honest publishers because it ranks high in Google’s search results. The trouble is that plagiarists do not include a link back to your site or author credit–because they do not publish the resource box or include a link back to the article source. Here are 5 steps you can take to protect your content, detect plagiarism, and get unauthorized copies of your content removed from the World Wide Web:

1) Include copyright and author information when creating your articles,

2) Set up an early detection system for finding plagiarists,

3) Identify and contact the offenders,

4) Identify and contact their registrars or hosts, and

5) Submit a Digital Millennium Copyright Act (DMCA) complaint.
(more…)

Incoming search terms for the article:

Gerindra Partai Paling Offensif Beriklan

Thursday, March 12th, 2009

Partai Gerindra sebagai partai baru dinilai sebagai partai yang paling offensif dalam beriklan. Hal ini tidak pernah ditemukan dalam pemilu-pemilu sebelumnya.

“Gerindra sebagai partai baru sangat offensif beriklan, itu tidak ditemukan dalam Pemilu 2004,” kata Redaktur Pelaksana Kompas Budiman Tanuredjo di Diskusi Besar Pariwara Politik: Cerdik dan Mendidik di Financial Hall Graha Niaga, Jakarta, Kamis (12/3/2009).
(more…)

Petinggi Partai Demokrat Sambangi Markas PKS

Thursday, March 12th, 2009

Gerilya dan lobi-lobi politik semakin gencar dilakukan partai politik jelang pemilu legislatif 2009 ini. Kali ini, giliran sejumlah petinggi Partai Demokrat mendatangi Kantor DPP PKS di Mampang, Jakarta.

Pertemuan yang dibungkus acara diskusi bertemakan “Ke Arah Mana Koalisi Pasca Pemilu Legislatif 2009″ dihadiri petinggi ketua partai masing-masing. Seperti Presiden PKS Tifatul Sembiring dan Ketua Partai Demokrat Hadi Utomo.
(more…)

Lima Parpol Dicoret di Tegal

Wednesday, March 11th, 2009

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tegal terpaksa mencoret dua partai politik (parpol) peserta pemilu 2009 karena tidak menyerahkan rekening awal dana kampanye. Dua parpol itu adalah Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) dan Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI).

Pencoretan parpol juga dilakukan KPU Kabupaten Tegal. Tiga parpol dari 35 partai dicoret juga karena masalah yang sama. Ketiga parpol itu adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Pemuda Indonesia (PPI) dan Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI).

Divisi Hukum dan Pengawasan KPUD Kota Tegal Agus Widjanarko menjelaskan, pencoretan dua parpol itu dilakukan melalui rapat pleno KPU. Kedua parpol itu diketahui tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi peserta pemilu 2009 karena tidak menyerahkan rekening awal dana kampanye.
(more…)

PNI Marhaenisme Dicoret di Sumenep

Tuesday, March 10th, 2009

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumenep, mengambil tindakan tegas dengan mencoret Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme dari daftar peserta Pileg 2009.

Tindakan tersebut terpaksa dilakukan karena hingga batas yang ditentukan PNI Marhaenisme belum mengumpulkan Rekening Dana Kampanye (RDK).

Konsekuensi logis yang diterima oleh PNI Marhaenisme, secara otomastis calon legislatif (caleg) sebanyak 9 orang yang diusung di 7 daerah pemilihan (Dapil) yang ada di kabupaten Sumenep dinyatakan gugur dengan sendirinya.
(more…)

Jimly Belum Dihubungi Soal Tim Hukum KPU

Sunday, March 8th, 2009

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie belum pernah dihubungi mengenai tim ahli hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagaimana informasi yang dilontarkan anggota KPU Andi Nurpati kepada media 3 Maret lalu.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dalam jumpa persnya di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Sabtu (7/3/2009).

“Itu adalah hasil opini beliau sendiri (Andi Nurpati) yang belum dikonfirmasi kepada Jimly. Jimly sendiri merasa belum pernah dihubungi soal itu,” jelasnya.
(more…)

Pertemuan Golkar-PPP Lahirkan 5 Tekad Kesepakatan

Saturday, March 7th, 2009

Pertemuan petinggi Partai Golkar dan elit Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melahirkan lima tekad kesepakatan sebagai upaya membangun bangsa Indonesia lebih maju.

Tepat pukul 11.00 WIB, Ketua Umum DPP Partai Golar Jusuf Kalla, Sekjen Sumarsono, Bendahara Andi Ahmad Dara, bersama Ketua Umum PPP Suryadharma Ali yang didampingi Wakil Ketua Umum PPP Chozin Chumaidy memasuki ruang media launge di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Angrek Nelly, Jakarta Barat, Sabtu (7/3/2009).

Pimpinan kedua parpol tersebut secara resmi menyampaikan hasil dari pertemuan tersebut ke media. Hasil pertemuan yang melahirkan lima tekad kesepakatan itu dibacakan oleh Jusuf Kalla.
(more…)

PSK Gang Dolly Tantang Caleg Surabaya Kampanye

Saturday, March 7th, 2009

Empat calon legislatif perempuan Kota Surabaya, Jawa Timur, ditantang para pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi Dolly, untuk memaparkan visi dan misinya.

Keempat caleg yang menerima tantangan tersebut adalah Juwarna dari Partai Demokrat, Redatini dari Partai Golkar, Siti Maryam dari PDIP, dan Reni Astuti dari PKS.

Dalam dialog tersebut, isu yang dibahas tentu saja masalah perempuan, seperti kekerasan dalam rumah tangga, perlindungan terhadap perempuan, bahkan ada juga yang menantang calon wakil rakyat ini untuk berani mengeluarkan peraturan daerah yang melegalkan keberadaan lokalisasi yang konon terbesar se-Asia Tenggara ini.
(more…)

Gagas Poros Bumi, PKB Belum Bertemu Sultan

Thursday, March 5th, 2009

Kaukus Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah mendeklarasikan poros bumi (Buwono-Muhaimin) dengan mengagas pencalonan pasangan Sri Sultan Hamengkubuwono dan Muhaimin Iskandar. Namun, deklarasi ini terkesan sepihak sebab PKB mengaku belum bertemu Sultan.

“Selama ini baru sebatas kontak-kontak saja, belum teknis operasional. Untuk skala pertemuan belum ada,” kata Wasekjen PKB Helmy Faishal Zaini di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (4/3/2009).
(more…)

Cetak Surat Suara Ilegal, KPU Panggil Rekanan

Thursday, March 5th, 2009

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memanggil salah satu rekanan pencetak surat suara untuk pemilu legislatif yaitu Konsorsium PT. Pura Barutama.

Pemanggilan tersebut dilakukan karena CV Aneka Ilmu yang tergabung dalam konsorsium tersebut diduga memberikan izin kepada PT Media Nusantara Press (MNP) di Semarang Jawa Tengah (Jateng) untuk mencetak surat suara. Padahal PT. MNP bukan merupakan anggota konsorsium.

Menurut keterangan anggota KPU Abdul Aziz, tindakan CV. Aneka Ilmu tersebut melanggar aturan karena PT.MNP belum mendapatkan izin cetak dari KPU. Sehingga, surat suara yang dicetaknya juga ilegal.
(more…)