Grub Install setelah Install Windows
Ide dasarnya sebagai berikut,
1. Boot komputer dengan Live-CD Linux
2. Edit fstab
3. Mount partisi instalasi Linux
4. grub-install
5. edit file menu.lst
mari kita lanjutkan..
Setelah booting komputer dengan Live-CD Linux [dalam hal ini dengan CD Ubuntu 7.10], langsung aja buka terminal. Dari menu Applications -> Accessories -> Terminal.
Jalankan perintah:
$ sudo parted /dev/sda (parted) print
Sesuaikan /dev/sda dengan HDD anda. Anda akan dapatkan informasi partisi HDD anda.
Berikut ini informasi partisi HDD saya:
Disk /dev/sda: 80.0GB Sector size (logical/physical): 512B/512B Partition Table: msdos Number Start End Size Type File system Flags 1 32.3kB 31.2GB 31.2GB primary ext3 2 31.2GB 31.8GB 535MB primary linux-swap 3 31.8GB 76.8GB 45.0GB extended lba 5 31.8GB 34.9GB 3142MB logical fat32 6 34.9GB 76.8GB 41.9GB logical ntfs 4 76.8GB 80.0GB 3224MB primary ntfs boot
Langkah kedua yaitu edit /etc/fstab:
Buka fstab anda dengan editor kesukaan anda, saya memakai vim:
$ sudo vim /etc/fstab
Tambahkan baris untuk mount partisi linux anda.
contoh berdasarkan informasi parted HDD saya:
/dev/sda1 /target ext3 defaults 0 0
Ok, langkah ketiga, mount partisi linux:
$ sudo mount /target
Langkah keempat, grub-install
$ sudo grub-install --root-directory=/target /dev/sda
Langkah terakhir, edit menu.lst:
Buka /target/boot/grub/menu.lst dengan editor favorit anda,
$ sudo vim /target/boot/grub/menu.lst
Tambahkan code berikut:
title windust root (hd0,3) makeactive chainloader +1
Untuk root (hd0,3) sesuaikan dengan partisi yang anda punya berdasarkan informasi dari parted tadi.
hd0,3 berarti HDD pertama, partisi ke-empat.
Nah selese deh.. tinggal restart.

















This is default description text on Padangan Themes, of course you can change this text via you profile administration.