Penangkapan AHJ Tak Pengaruhi Agenda Kampanye PAN

Adanya penangkapan terhadap Abdul Hadi Djamal bagi PAN tidaklah mengganggu agenda kampanye yang sudah dijadwalkan oleh Partai Amanat Nasional.

Hal ini dikatakan sekretaris Fraksi PAN Arbab Paproeka usai menjenguk rekannya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.

“Berita ini tidak akan mempengaruhi agenda kampanye PAN,” kata dia kepada wartawan, Selasa (3/3/2009).

Mengenai status Abdul Hadi sendiri, Arbab belum dapat memastikan sikap PAN. “PAN memiliki mekanisme sendiri dan akan segera membuat rapat di PAN,” ujarnya.

Abdul Hadi Djamal kembali mencalonkan sebagai anggota legislatif dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan I. Dia sempat curhat kepada Ketua DPP PAN Andi Yuliani Paris kalau dia memiliki delapan ambulans yang didapat dari sponsor. Namun Abdul Hadi enggan menyebutkan sponsor yang dia maksud kepada Andi Yuliani.

Abdul Hadi Djamal, anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN ditangkap KPK Senin 2 Maret sekira pukul 22.30 WIB di simpang Jalan Cassablanca – Jenderal Soedirman. Bersamanya, juga ditangkap staf dari Departemen Perhubungan Darmawati Dareho beserta barang bukti sebanyak USD90 ribu dan Rp54.550.000.

KPK telah menetapkan keduanya menjadi tersangka dugaan korupsi proyek lanjutan pengembangan dermaga dan bandara di wilayah Indonesia Timur senilai Rp100 miliar. Satu lagi tersangka juga sudah ditetapkan yakni Komisari PT Kurnia Jaya Wira Bakti, Hontjo Kurniawan.(okezone)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

One Response to “Penangkapan AHJ Tak Pengaruhi Agenda Kampanye PAN”

  1. redaksi Says:

    PISAU TAJAM KORUPSI

    Kebusukan nafsumu, membunuh jiwaku. Lalu kau berjalan meyeringai membiarkanku sendiri. Dengan suara terbahak kau berjalan pergi, membiarkanku terluka. Tubuhku menggelepar tak berdaya, kau menikamku dengan pisau tajam korupsi.

    Hatiku berdarah dalam tubuh, aku merintih kesakitan. Darahku menetes. Setiap darah yang menetes membakar perih ini setiap saat. Koruptor membinasakanku.

    waktu itu……….

    Semalam sebelumnya, diantara kedua tanganmu kekuatanmu berasal. Gema senandung kesedihan dari seorang yang sengsara, hati anak yatim yang hatinya hancur berkeping-keping, desah ratapan seorang yang tertindas, kau bantu. Kau ku anggap sebagai juru selamatku.

    Tapi kini…………!!!!

    Dalam malam tenang, hati membukakan pintu rahasia kamarku, angin membangunkanku tidur lelapku.

    KPK menangkapmu…

    Dengan halus, Abdul Hadi Djamal menikamku dengan pisau tajam korupsi.

Leave a Reply